Kualitas rumput laut

Kualitas rumput laut yang dihasilkan para petani di Indonesia sulit bersaing di pasar internasional. Buruknya kualitas rumput laut ini dipicu ketersediaan dan kualitas bibit. “Saat ini kualitas rumput laut Indonesia sulit bersaing di pasar internasional,” kata Penasihat Asosiasi Petani dan Pengelola Rumput Laut Indonesia (Asperli) Adi Sasono saat Rembuk Nasional Petani Rumput Laut di Makassar, kemarin. Menurut dia, Indonesia masih sangat bergantung dengan bahan baku rumput laut dari luar negeri.“Akibatnya, harga rumput laut kita jatuh. Saya contohkan untuk jenis cotonik,” katanya.

Sebelumnya harga jenis rumput laut ini masih Rp11.000 per kilogram (kg).Namun,saat ini harganya turun menjadi Rp6.000-Rp7.000 per kg.“Padahal, potensi dalam negeri sangat besar,”ujarnya. Menurut dia, supaya komoditas dalam negeri bisa tetap bersaing dengan produksi negara lain, harus dilakukan beberapa hal, di antaranya menyediakan jenis bibit unggul. “Kalau bibitnya bagus, tentu produksinya juga bagus,”ucapnya.

Positifnya, harga juga akan naik dan petani rumput laut juga pasti tertarik mengembangkannya. “Petani berlomba- lomba membudidayakan rumput laut kalau harganya tinggi,”kata Adi. Mantan Menteri Koperasi pada era Presiden BJ Habibie ini juga mengatakan, upaya lain yang harus dilakukan adalah menyertifikasi produk rumput laut nasional. “Harus ada standar untuk semua jenis rumput laut yang akan dijual ke pasar internasional,” tandasnya.

Tahun lalu, produksi rumput laut nasional 200.000 ton. Pada 2014 nanti, ditargetkan produksi rumput laut nasional sebanyak 1 juta ton.“Kami berharap jumlah ini tercapai,” ucapnya. Sementara itu, Penasihat Asperli Sulsel HM Roem mengatakan, peningkatan produksi dan kualitas rumput laut menjadi salah satu solusi mengurangi kemiskinan.

“Masyarakat berpenghasilan rendah banyak di pesisir,”katanya. Menurut dia, jika peningkatan produksi dan kualitas bisa dilakukan dengan baik,bisa memberikan nilai tambah untuk petani.“Hanya, memang masih ada sejumlah masalah yang dihadapi, ”tandasnya.

Petani rumput laut masih sulit mendapatkan bantuan bibit maupun peralatan. “Ini yang membuat petani rumput laut kita tidak bisa bersaing,” pungkasnya. Sebelumnya Ketua Asperli Sulsel Arman Arfah mengatakan, karena buruknya kualitas rumput laut nasional,akhirnya harga jual juga tidak sesuai standar.

Anda sedang membaca artikel Kualitas rumput laut dan artikel ini url permalinknya adalah http://bloger-sejati.blogspot.com/2011/12/kualitas-rumput-laut.html
Semoga artikel Kualitas rumput laut ini bisa bermanfaat.

1 komentar:

obat herbal mengatakan...

semoga masalah ini dapat segera teratasi agar para petani rumput laut dapat meningkatkan tarap hidup yang lebih layak

 
Copyright © 2015 Blogger Sejati All Rights Reserved
Hari Agustomo Nugroho