Mantan Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo

Mantan Presiden Filipina, Gloria Macapagal Arroyo, hari ini resmi ditahan atas kasus kecurangan pemilu. Arroyo, yang juga dicurigai terlibat korupsi, bisa terancam hukuman penjara seumur hidup bila nanti terbukti bersalah di sidang pengadilan. Jadwal sidang masih belum ditentukan.

Menurut kantor berita Reuters, Arroyo menerima surat penahanan dari polisi saat dia kini tengah dirawat di Rumah Sakit St. Luke, Manila. Dia sebelumnya berupaya ke luar negeri untuk keperluan berobat, namun dicegah pihak berwajib karena saat itu masih diperiksa atas kasus kecurangan pemilu.

"Dia kini sudah di bawah kendali dan tahanan kami," kata Senior Superintendent Franklin Bucayu, Kepala Kepolisian Distrik Manila Selatan, kepada wartawan di luar RS. Saint Luke. "Perintah penahanan telah keluar. Kami tadinya ingin membacakan hak-hak beliau secara langsung, namun tim pengacaranya meminta kami mempertimbangkan kondisinya. Beliau tersenyum dan sudah memperkirakannya," kata Bucayu.

Pengadilan mengeluarkan surat penahanan beberapa jam setelah Komisi Pemilihan Umum (Comelec) mengumumkan bakal mengadukan Arroyo ke pengadilan. Tanggal sidang masih belum ditentukan.

"Kami menempatkan dua petugas di luar kamar tempat beliau dirawat dan ada sejumlah petugas lagi untuk berjaga-jaga," kata Bucayu. Dia mengungkapkan bahwa Arroyo mengenakan alat bantu penyangga leher ketika ditemui polisi. "Beliau hanya mengangguk dan tidak mengucap sepatah kata pun," kata Bucayu.

Memerintah Filipina dari 2001 hingga 2010, Arroyo menghadapi tuduhan kecurangan pemilu dan korupsi. Namun belum ada gugatan resmi atas Arroyo ke pengadilan.

Mantan pemimpin berusia 64 tahun itu bersama suaminya, Mike Arroyo, menghadapi dua tuduhan terkait kasus kecurangan pemilu untuk memilih anggota parlemen pada 2007. Kecurangan tersebut membuat seorang calon dari pihak oposisi gagal meraih kemenangan.

Selain itu Arroyo juga menghadapi tuduhan kecurangan pemilu presiden 2004 dan korupsi pada pemerintahannya.

Arroyo mengaku ingin pergi keluar negeri agar bisa menjalani perawatan medis. Dia mengaku belum seratus persen pulih setelah menjalani tiga bedah medis untuk mengobati sakit pada tulang belakang di bagian tengkuk. Maka, dia harus memakai alat bantu penyangga tubuh.

Sebenarnya Arroyo sempat pergi ke bandara internasional di Manila pada Selasa lalu begitu Mahkamah Agung memberi pengecualian atas pencekalan pemerintah. Namun, dengan menggunakan kursi roda dan alat bantu di leher, Arroyo dan suaminya tetap dicegah pihak berwenang keluar negeri.

Dana untuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Besaran anggaran pariwisata menyusut. Pada RAPBD Sumsel Tahun 2012, dana untuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel diproyeksi sebesar Rp14 miliar, berkurang Rp3 miliar dari 2011 sebesar Rp17 miliar. Kita akui memang tak ada kenaikan (anggaran) bahkan jumlahnya menurun pada 2012, tapi kita berupaya realisasikan anggaran itu nantinya untuk peningkatan sektor pariwisata dan kebudayaan,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Toni Panggarbesi kemarin. Anggaran ini dapat digunakan untuk belanja kegiatanatau event nasional maupun internasional, investasi maupun pemeliharaanobjekwisata.

Takhanya itu, anggaran nantinya ditujukan untuk promosi dan pemasaran sektor pariwisata dalam upaya peningkatan kunjungan wisatawan ke Sumsel. “Jika saat ini target wisatawan mencapai 15.000, kita harap tahun depan juga terus ada peningkatan. Apalagi dimungkinkan akan ada event internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia, dan Sumsel kita harap menjadi tuan rumah,” tukasnya.

Kegiatan tersebut di antaranya pertemuan parlemen negara- negara Islam yang diikuti sedikitnya 51 negara di dunia, juga pelaksanaan pertemuan dunia untuk negara-negara Melayu yang diikuti 16 negara. Toni mengatakan, sedikitnya 1.500 wisatawan mancanegara akan singgah di Sumsel untuk dapat menikmati wisata budaya dan wisata alam di Sumsel. “Besar harapan kita dua event itu dapat diselenggarakan di Sumsel,”tukasnya.

Menurut dia, semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Sumsel, semakin banyak potensi di Bumi Sriwijaya yang akan tergali. Dampaknya, pendapatan Sumsel akan meningkat. “Tak hanya dari sektor kepariwisataan, tapi juga memacu sektor lainnya, ”tukasnya. Dengan begitu, prioritas program untuk 2012 diplot untuk pembenahan objek-objek wisata dan promosi kepariwisataan Sumsel di mata nasional dan internasional.

“Artinya tak hanya Dinas Pariwisata yang tergerak, tapi kita juga membutuhkan peranan, baik dari mitra, pelaku industri pariwisata, maupun sektor lain, hingga dukungan masyarakat luas,” katanya. Sementara itu,Ketua Komisi V DPRD Sumsel Bihaqqi Soefyan mengaku,anggaran untuk pariwisata dan kebudayaan relatif minim. Dengan dana yang ada,pemerintah dapat mengoptimalkan sebaik mungkin.

Bihaqqi juga mengingatkan, harus ada koordinasi yang baik dengan pemerintah kabupaten/ kota,berikut hubungan dengan pelaku industri pariwisata. “Kita harap program yang ada meski dengan dana minim, tetap bisa menghasilkan program yang berkualitas.Dengan begitu,nantinya sektor kepariwisataan dan kebudayaan Sumsel terus dikenal hingga mancanegara,”ujarnya.

Di samping itu,dia mengharapkan ada dana yang masih bisa digunakan dari Silpa maupun satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lain yang dialihkan untuk mendukung anggaran pariwisata di Sumsel. “Paling tidak sedikitnya Rp30 miliarlah,”imbuhnya.

 
Copyright © 2015 Blogger Sejati All Rights Reserved
Hari Agustomo Nugroho